Manajemen Sekolah
Nama : Nurul Huda
NIM :12001319
Kelas : 4HPAI
Makul : Magang 1
Dosen Pengampu: Farninda
Aditya, M.Pd.
Assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Hello Everyone, kaifa
halukum? Semoga selalu dalam keadaan sehat walafiat.
Setelah kemaren membahas
tentang kuktur sekolah, pada kali ini saya akan membahas suatu yang juga mungkin
sudah tidak asing lagi bagi teman-teman.
Apa itu? Yaa kali ini saya akan membahas pemahaman saya yaitu tentang "Manajemen Sekolah". Sebelum masuk kedalam pembahasan apa itu manajemen sekolah dan tujuan dan fungsi dari manajemen sekolah tersebut, alangkah baiknya kita terlebih dahulu mengetahui pengertian dari manajemen itu sendiri.
Kata Manajemen berasal
dari bahasa Prancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan
mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara
universal. Kata manajemen mungkin berasal dari bahasa Italia (1561) maneggiare
yang berarti “mengendalikan,” terutamanya “mengendalikan kuda” yang berasal
dari bahasa latin manus yang berati “tangan”. Kata ini mendapat pengaruh dari
bahasa Perancis manège yang berarti “kepemilikan kuda” (yang berasal dari
Bahasa Inggris yang berarti seni mengendalikan kuda), dimana istilah Inggris ini
juga berasal dari bahasa Italia. Bahasa Prancis lalu mengadopsi kata ini dari
bahasa Inggris menjadi ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan
mengatur. Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni
menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang
manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan
organisasi. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses
perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya
untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti
bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti
bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan
jadwal.Istilah manajemen, terjemahannya dalam bahasa Indonesia hingga saat ini
belum ada
keseragaman.
Dalam Encylopedia of the
Social Sience dikatakan bahwa manajemen adalah suatu proses dengan mana
pelaksanaan suatu tujuan tertentu diselenggarakan dan diawasi.
Dari pengertian di atas dapat
saya pahami dan disimpulkan bahwasanya
manajemen merupakan suatu proses dalam memperdaya sumber pemberdayaan baik itu
manusia maupun non manusia agar tercapainya tujuan yang diinginkan dapat lebih
efisien dan efektif, yang mana agar tercapainya suatu tujuan di dalam suatu
organisasi atau lembaga haruslah didasari adanya perencanaan, pengorganisasian,
pengarahan, dan pengawasan terhadap para pihak yang terkait serta penggunaan
sumber daya-sumber daya yang ada supaya terorganisir dan menghasilkan sesuatu
yang terarah dalam mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.
Manajemen
sekolah adalah suatu proses tindakan pengelolaan dan pengadministrasian sekolah,
yang mana suatu kegiatan yang dilakukan secara efektif dan efisien untuk
meningkatkan kinerja sekolah dalam pencapaian tujuan pendidikan baik tujuan
nasional dan tujuan kelembagaan yang hasilnya bisa dilihat dari beberapa faktor
sebagai indikator kinerja yang berhasil dicapai oleh sekolah. Manajemen sekolah
memiliki beberapa aspek diantaranya yaitu, aspek manajemen eksternal dan
manajemen internal. Manajemen internal meliputi perpustakaan, laboraturium,
bagunan dan saran fisik lainnya, sumber dana, pelaksanaan evaluasi pendidikan
dan hubungan antar guru, murid. Sedangkanmanajemen eksternal meliputi hubungan
dengan pihak luar sekolah seperti masyarakat, dewan pendidikan, dinas
pendidikan maupun pihak lain yang terkait fungsi sekolah.
Manajemen
sekolah merupakan faktor yang paling penting dalam menyelenggarakan pendidikan
dan pengajaran di sekolah, yang mana keberhasilan manajemen sekolah tersebut
diukur oleh prestasi yang didapat, oleh karena itu dalam menjalankan kepemimpinan,
harus menggunakan suatu sistem, artinya dalam penyelenggaraan pendidikan di
sekolah yang di dalamnya terdapat komponen - komponen terkait seperti
guru-guru, staff TU, orang tua siswa, masyarakat, pemerintah, anak didik, dan
lain-lain harus berfungsi secara optimal yang dipengaruhi oleh kebijakan dan
kinerja pimpinan.
Tujuan penerapan manajemen sekolah adalah untuk memandirikan
atau memberdayakan sekolah melalui kewenangan kepada sekolah dan mendorong
sekolah untuk melakukan pengambilan keputusan secara partisipatif. Yang
mana Tujuan
utama penerapan manajemen sekolah pada intinya adalah untuk penyeimbangan
struktur kewenangan antara sekolah, pemerintah daerah pelaksanaan proses dan
pusat sehingga manajemen menjadi lebih efisien. Kewenangan terhadap
pembelajaran di serahkan kepada unit yang paling dekat dengan pelaksanaan
proses pembelajaran itu sendiri yaitu sekolah.
Di
samping itu untuk memberdayakan sekolah agar sekolah dapat melayani masyarakat
secara maksimal sesuai dengan keinginan masyarakat tersebut. Tujuan penerapan
manajemen sekolah adalah untuk memandirikan atau memberdayakan sekolah melalui
kewenangan kepada sekolah dan mendorong sekolah untuk melakukan pengambilan
keputusan secara partisipatif.
Nah
untuk ebih rincinya manajemen sekolah bertujuan untuk:
1.
Meningkatkan mutu pendidikan melalui kemandirian dan inisiatif
sekolah dalam mengelola dan memberdayakan sumber daya yang tersedia.
2.
Meningkatkan kepedulian warga sekolah dan masyarakat dalam
menyelenggarakan pendidikan melalui pengambilan keputusan bersama.
3.
Meningkatkan tanggung jawab sekolah kepada orang tua,
masyarakat, dan pemerintah tentang mutu sekolahnya.
4.
Meningkatkan kompetisi yang sehat antar sekolah tentang mutu
pendidikan yang akan dicapai.
Adapun
fungsi-fungsi
dari manajemen pendidikan di sekolah adalah:
a. Merencanakan
cara dan langkah-langkah mewujudkan tujuan program sekolah
b. Mengalokasikan
baik sumber daya maupun kegiatan mengajar sehingga masig-masing tahu tugas dan
tanggung jawab.
c. Memotifasi dan
menstimulir kegiatan staf pengajar sehingga mereka dapat melaksanakan tugasnya
dengan sebaik-baiknya.
d. Mengkoordinir kegiatan
anggota staf pengajar dan setiap satuan tugas di sekolah sehingga tenaga dapat
digunakan seefektif mungkin.
e.
Menilai efektifitas program dan pelaksanaan tugas pengajaran dan
tujuan-tujuan sekolah yang ditentukan sudah tercapai apa belum. Dan menilai
pertumbuhan kemampuan mengajar tiap guru.
Nah dapat saya simpulkan
dari materi manajemen
sekolah bahwasanya manajemen dan sekolah/lembaga merupakan suatu sistem yang
tidak dapat berdiri sendiri dan tidak dapat terpisahkan karena di dalam
mengelola manajemen pun pasti tidak akan terlepas dari kegiatan pembelajaran
karena manajemen tersebut merupakan usaha untuk mensukseskan suatu tujuan dalam
pendidikan yang telah di tentukan. Yang mana untuk mencapai tujuan tersebut maka
manajemen sekolah haruslah dilkaukan secara efektif dan efesien.
Daftar refrensi
http://antaradeka.blogspot.com/2013/11/makalah-manajemen-sekolah.html?m=1 diakses pada 10 April 2022
Sulfemi, Wahyu Bagja & Arsyad. (2019). Pengelolaan Manajemen Sekolah Yang Efektif dan Unggul.



Komentar
Posting Komentar